Sejarah Panjang Gedung Bioskop Pemutar Film Indonesia Pertama

Kamusfilm – Bioskop di Indonesia sudah menjamur dan modern. Meski belum sampai ke pelosok-pelosok daerah, bioskop sudah menjadi bisnis yang menjanjikan. Dari banyaknya bioskop yang ada di Indonesia, tahukah Anda, di mana bioskop yang memutar film Indonesia untuk pertama kali?

Membahas tentang film Indonesia pertama, bagi Anda yang gemar membaca artikel tentang film pastinya tahu film apa yang dimaksud. Iya, film Indonesia pertama yang diputar di Indonesia adalah Loetoeng Kasaroeng. Film tersebut dirilis pada 31 Desember 1926.

Dikutip dari laman Kompas.com, sejak berkembangnya alat pemutar film, industri perfilman dunia berkembang pesat, tak terlepas di Indonesia. Meski masih di bawah penjajahan Belanda, Indonesia yang dulu masih disebut Hindia Belanda juga memiliki bioskop. Hanya saja, film-film yang diputar adalah film-film Eropa.

Pada tahun 1920-an akhirnya muncul ide membuat film dalam negeri yang mengangkat cerita rakyar Sunda, Akhirnya dibuatlah Loetoeng Kasaroeng. Film tersebut tayang di bioskop di Bandung, Jawa Barat, tepatnya Bioskop Majestic yang sekarang berlokasi di jalan Braga.

Tampilan New Majestic (demajesticbandung.com)
Tampilan New Majestic (demajesticbandung.com)

Bangunan bioskop tersebut masih berdiri kokoh di jalan Braga, meski sudah tak lagi difungsikan sebagai Bioskop. Pemerintah Kota Bandung mempertahankan bentuk asli gedung tersebut dan sejak tahun 2000 gedung yang masih memiliki tulisan Majestic itu difungsikan sebagai Sekertariat Pusat Kebudayaan Asia Afrika. Kini, gedung tersebut digunakan untuk berbagai aktivitas seni, wisata, hiburan, hingga bisnis.

Pembangunan Bioskop Majestic

Pembangunan gedung bioskop Majestic dilatarbelakangi kebutuhan orang-orang Belanda di Indonesia akan hiburan. Pembangunannya dimulai pada 1922. Guru Besar Technische Hoogeschool (TH) te Bandoeng yang kini dikenal sebagai Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Ir  Wolf Schoemaker membangun bioskop tersebut.

Schoemaker memberikan sentuhan campuran di gaya arsitektur Bioskop Majestic. Ia menggabungkan teknik konstruksi modern dengan seni ukir tradisional. Ukiran Batara Kala menjadi salah satu sentuhan seni ukir tradisional di Bioskop Majestic.

Film Loetoeng Kasaroeng tayang di Bioskop Majestic mulai 31 Desember 1926 hingga 6 Januari 1927. Pemutaran tersebut tergolong sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *